Islamic Blog

November 20, 2007

Masa Depan Indonesia

Filed under: Uncategorized

Waktu lebih berharga daripada emas. Slogan tersebut sering sekali didengungkan tetapi, masih banyak sekali orang yang menghamburkan waktunya dengan sia-sia. Hidup haruslah memiliki tujuan yang jelas. Jangan sampai hidup hanya sekedar hidup, hanya mengikuti arus. Perlu diketahui bahwa arus tidak semuanya baik Tidak menjadi masalah jika arus yang diikuti merupakan arus yang baik, tetapi jika arusnya adalah arus yang menjerumuskan seseorang bisa celaka.

Kebanyakan pemuda berpikir bahwa hidup muda hanya sekali sehingga harus gdimanfaatkanh dengan sebaik-baiknya. Pergi ke mall, berganti model pakaian, HP, dan aksesori lainnya merupakan kegiatan rutin kebanyakan dari mereka. Seharusnya sebagai pemuda sadar bahwa kita merupakan penerus bangsa. Seharusnya kita memanfaatkan waktu ini dengan sebaiknya sehingga jika kita sudah terjun ke masyarakat, kita menjadi pionir yang dapat merubah masyarakat menjadi lebih baik, bukannya menjadi sampah yang menyusahkan masyarakat.

Peranan kita di masyarakat hendaklah sudah dipikirkan sejak sekarang. Untuk menjadi seorang mujadid diprlukan banyak sekali persiapan, sehingga memerlukan banyak waktu. Apalagi sebagai umat islam, kita hendaknya menjadi pionir yang memiliki nilai plus. Misalnya, fulan menjadi business man namun fulan juga merupakan hafidz qurfan ditambah lagi dia merupakan doctor dari salah satu universiti ternama di Jerman sehingga dia bisa membantu masyarakat sekitarnya dengan ilmu dan hartanya. Beginilah seharusnya seorang muslim itu. Dan ingat, hal ini memerlukan banyak sekali persiapan. Jika permuda sudah memikirkan masa depan, bisa dipastikan angka bolos sekolah anjlok. Mereka sudah tidak punya waktu lagi untuk berfoya-foya.

Sebagian besar pemuda yang terjerat kasus dikarenakan kurangnya perhatian orang tua. Para orang tua hendaklah mendidik anaknya dengan serius. Anak tidak hanya butuh uang melainkan membutuhkan pengajaran dan kasih saying dari orang tua. Keluarga merupakan tempat mendidik skill untuk hidup bermasyarakat. Tidak ada gunanya orang pandai dan cerdas tetapi tidak bisa bermasyarakat.

Mulailah merubah Negara kita yang sudah sekarat ini dari diri kita sendiri. Segeralah untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman. jangan sampai waktu kita terbuang sedikit pun. Jangan sampai Negara ini hancur karena kelengahan kaum muda.dan para orang tua yang lalai dalam mendidik anak.

November 9, 2007

Meraup Pahala di Musim Hujan

Filed under: Uncategorized

Hujan merupakan rahmat dari Allah SWT yang tiada kiranya. Bisa kita bayangkan bagaimana akibatnya jika Indonesia tidak turun hujan, padi-padi menguning karena kering, sumber-sumber air tidak lagi mengeluarkan airnya, pohon jari meranggas semakin ganas, dan masih banyak lagi akibat-akibat buruk yang akan terjadi. Air hujan tidak bisa dingantikan dengan air yang lain. Walaupun saya belum meneliti secara lebih lanjut, saya setiap kali melewati depan gelora selalu mengamati lapangan depan Gelora yang tetap kering walaupun telah disiram setiap hari dengan menggunakan suatu alat hingga lapangan tersebut tergenang  air. Tetapi saat air hujan turun, hanya dalam beberapa hari lapangan tersebut berubah menjadi hijau. Untuk penjelasan lebih lanjut klik di sini.

Kebanyakan orang merasa senang jika hujan turun. Suhu udara yang semula panas menjadi segar, suasana mengantukpun serasa diundang untuk melengkapi suasana hujan, dan kesempatan bagi beberapa orang untuk menjadikan hujan alas an untuk tidak pergi ke masjid walaupun hujan yang turun tidak terlalu deras. Untuk yang terakhir ini, setanlah pelopornya.

Sholat berjamaah di masjid merupakan suatu kewajiban bagi muslim laki-laki kecuali jika ada uzur syar’i. Selain itu, pahala sholat dilipat gandakan menjadi 27 kali. Seorang muslim seharusnya bisa berpikir dengan menggunakan akal sehatnya, pahala 27 dengan pahala 1 tentunya lebih besar pahala 27 kali. Naluri manusia adalah selalu ingin sesuatu yang lebih banyak, tetapi berhubung setan selalu mengganduli akhirnya pahala 27 kali lipat kalah dengan malas yang dihembuskan setan.

Hujan merupakan salah satu uzur yang menyebabkan gugurnya kewajiban sholat berjama’ah. Tetapi pada zaman sekarang, perjalanan menuju masjid sangatlah mudah, jalan menuju masjid sudah baik sehingga tidak becek, sehingga untuk mendapatkan pahala 27 kali lipat lebih mudah lagi. So, jangan jadikan hujan sebagai alasan untuk mendapatkan keutamaan.






















<-- Visitor map -->
Fase Bulan Saat Ini:

Foto Matahari Saat ini:

Foto Matahari Saat ini:

MDI Continum:

Locations of visitors to this page -->

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer

rus