Islamic Blog

July 22, 2007

Tujuan Hidup

Filed under: Uncategorized

Tujuan Hidup?

Cobalah untuk merenung sebantar. Merenung sebenarnya apakah tujuan kita hidup didunia ini? Jika kita menengok ke Al qur’an Allah SWT berfirman,

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku (Adz Dzariaat :56)

Dari ayat di atas, kita mengetahui bahwa sebenarnya tugas kita di dunia ini hanyalah untuk mengabdi kepada Allah SWT.

Mari kita melihat ke sekitar kita. Berapa banyak penduduk bumi yang beribadah secara khusyu, dan berapa banyak diantara mereka yang bekerja dengan khusyu. Banyak diantara mereka yang bersemangat dalam mencari dunia, tetapi giliran waktu beribadah, mereka ogah-ogahan.

Mari kita melihat kedalam siklus kehidupan kota sehari hari. Berapa jam waktu yang kita habiskan untuk tidur, berapa jam waktu kita untuk bekerja, berapa jam waktu yang kita gunakan untuk beribadah? Dari hasil pengamatan anda masing-masing anda bisa melihat posisi anda selama ini.

Setelah anda mengetahui posisi anda, semua keputusan ada di tangan anda. Anda mau menjadi lebih baik atau be worst, terserah anda, tetapi segala sesuatu pasti ada konsekwensinya.

Marilah kita rubah cara pandang kita terhadap kehidupan dunia ini. Tujuan kita adalah beribadah, jadi seharusnya porsi ibadah kita harus lebih banyak dari pada porsi untuk dunia.

Ibadah bukan hanya sholat, puasa, dan haji saja. Bentuk ibadah meliputi banyak faktor. Semua pekerjaan mubah bisa menjadi Ibadah jika diniati dengan benar. Belajar, bekerja, bahkan tidurpun bisa menjadi ibadah. Jadi, sebelum melakukan segala sesuatu, awali dengan niat yang benar dan membaca basmalah. Tetapi, walaupun begitu amalan-amalan mubah terseut harus sesuai porsinya, tidak boleh berlebih-lebihan. Seperti cepat dalam mengerjakan sholat agar tokonya tidak terlalu lama tutup, dan masih banyak sekali contoh-contoh yang ada di dalam kehidupan nyata.

July 15, 2007

Malangnya Negriku

Filed under: Uncategorized

Betapa Malangnya Negriku

Banyak pertanyaan yang muncul dari benak kita semua. Negara Indonesia yang notabene sebagai Negara yang makmur, tetapi rakyatnya tidak makmur.Apa gerangan yang terjadi pada Negara kita yang tercinta ini.

Polemik diatas terjadi karena salah satunya adalah rakyat Indonesia telah banyak berbuat maksiat. Kebanyakan dari mereka beragama Islam tetapi hanya sebagai identitas. Negara kita ini adalah Negara Islam terbesar dengan 80% penduduknya beragama Islam, tetapi mari kita lihat apakah masjid-masjid penuh dengan jama’ah?

Mari kita lihat apa yang dilakukan oleh orang-orang Islam kebanyakan. Mereka mengakui bahwa Allah SWT adalah rabb mereka tetapi mereka juga menghadirkan rabb selain Allah SWT. Mereka merasa belum tenang jika mereka belum menanamkan kepala kerbau dibangunan baru, mereka akan merasa was-was jika belum meralung sesajen ke pantai selatan, mereka belum merasa tenang jika melum berkonsultasi ke mbah Marijan tentang gunung Merapi, dan masih banyak lagi kesesatan-kesesatan yang dilakukan oleh orang-orang Islam.

Orang-orang Islam dinegara ini telah banyak dibodohi, coba anda tanyakan kepada arsitek, apakah menanam kepala kerbau dapat memperkokoh bangunan, sudah barang tentu jawabannya tidak. Pembodohan tersebut rupanya belum ada tanda-tanda akan menyurut, bahkan sepertinya semakin marak. Progran Pemburu Hantu contohnya, actor-actornya adalah orang berpakaian jubah plus sorban dan berdandan layaknya masyayikh. Mereka berlagak bak sedang berkelahi dengan makhluq halus, setelah dirasa cukup mereka berlagak memasukkan sesuatu ke dalam botol. Sungguh pembodohan umat secara massal. Selain Pemburu Hantu, masih banyak lagi acara TV yang merusak aqidah dan memuat pembodohan masyarakat, diantaranya Eneng, si Entong, dll. Acara-acara tersebut selain membuat takut kepada hal-hal yang tidak jelas, juga mempengaruhi mental seseorang. Mudah marah, malas, cepat putus asa, ingin segala sesuatu siap, dll.

Jadi, agar generasi kita selamat, dan tidak menambah keterpurukan negri kita, mari kita berusaha untuk mempersiapkan diri kita dalam peranan yang ingin kita jalani. Jauhi kebanyakan pemborosan waktu seperti menonton TV, membicarakan hal-hal yang tidak berguna, dan kegiatan-kegiatan lain yang tidak bermanfaat.

Gunakanlah waktu sebaik mungkin karena waktu adalah pedang, berilah pencerahan kepada masyarakat-masyarakat yang belum mengerti jika anda sudah mengerti karena itu merupakan tanggung jawab anda. Selamat berjuang!!!

Allahu Akbar!!!

July 12, 2007

Beasiswa Timur Tengah

Filed under: Uncategorized

Beasiswa di Timur Tengah

Beasiswa di Timur Tengah

1. Beasiswa Timur Tengah secara umum Beasiswa Timur Tengah yang meliputi negara-negara Arab dan kawasan teluk, seperti : a. Mesir, b. Saudi Arabia, c. Kuwait, d. Uni Emirat Arab,
e. Sudan, f. Aljazair, g. Yaman, h. dll

——————————————————-
telah lama diselenggarakan oleh Departemen Agama bekerja sama dengan Kedutaan Besar negara yang bersangkutan dan Perguruan Tinggi, Pondok Pesantren serta Madrasah di Indonesia. Beasiswa yang meliputi jenjang pendidikan dari Madrasah Aliyah hingga Perguruan Tinggi (S1 dan S2) tersebut telah mendapat respon yang sangat tinggi dari para pelajar
Indonesia, sehingga kesempatan beasiswa yang tersedia sering tidak sebanding dengan jumlah pesertanya.

Diakui pula, bahwa kesempatan beasiswa Timur Tengah ini masih belum merata dinikmati oleh para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang berada di daerah-daerah, oleh karena belum sampai atau sulitnya mendapatkan informasi tentang prosedur dan persyaratan mengikuti beasiwa dimaksud, padahal secara kualitas mereka tidak kalah memiliki peluang oleh karena background pendidikan mereka mayoritas dari pesantren. Untuk itu dipandang perlu membuat panduan beasiswa Timur Tengah secara singkat agar bisa disebarkan secara luas di tengah-tengah masyarakat, sehingga bisa diakses oleh seluruh lapisan.

PERSYARATAN UMUM
Persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tes/seleksi beasiswa Timur Tengah, baik tingkat Tsanawiyah maupun Perguruan Tinggi adalah:
a. Ijazah (Negeri atau swasta yang mengikuti Ujian Negara) yang dilegalisir sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh.
b. Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun.
c.
Surat rekomendasi dari Yayasan, Lembaga Pendidikan atau tokoh masyarakat yang dikenal.
d. Warga Negara
Indonesia.
e. Beragama Islam.
f. Mengisi formulir beasiswa.
g. Mengisi
surat perjanjian menaati peraturan beasiswa.
h. Belum pernah mendapat beasiswa dari negara yang bersangkutan.
i. Tidak ada keluarga dekat yang sedang menerima beasiswa yang sama dari negara yang bersangkutan.
j. Pas foto 4 cm × 6 cm sebanyak 6 lembar.
k. Pengikuti tes/seleksi yang diselenggarakan Departemen
Agama RI. Bagi para peserta yang telah mengikuti tes dan dinyatakan lulus sebagai penerima beasiwa secara sah, selanjutnya akan diminta melengkapi persyaratan-persyaratan berikut:
a. Akte kelahiran dari kantor catatan sipil.
b.
Surat keterangan kelakuan baik dari kepolisian.
c.
Surat kesehatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan bebas dari penyakit menular dan AIDS dari dokter ahli.
d. Pasport (diurus oleh yang bersangkutan).
e. Seluruh persyaratan disalin/diterjemahkan dalam bahasa Arab dan dilegalisir sesuai dengan aslinya.
Fasilitasyang diperoleh siswa/mahasiswa Fasilitas yang diberikan penerima beasiswa Timur Tengah beragam sesuai dengan ketentuan negara yang bersangkutan, akan tetapi secara umum fasilitas beasiswa secara umum
meliputi:
bebas biaya pendidikan,q
buku-buku pokok pelajaran,q
asrama, uang saku bulanan danq
tiket pulang.q
Oleh karena uang beasiswa bulanan (mukafa?ah) yang diterima siswa sering tidak mencukupi kebutuhan primernya, maka orang tua/keluarga siswa biasanya masih harus mengirim uang bulanan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari siswa yang bersangkutan.

Prosedur pendaftaran
Pendaftaran besiswa Timur Tengah terdiri dari dua kategori, tingkat Aliyah dan Pergururan Tinggi (S1 dan S2).
Tingkat Aliyah diselenggarakan langsung oleh Departemen Agama Pusat yang dikerja-kan oleh Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Umum (DITMAPENDA) dengan melalui surat edaran yang dikirim ke madrasah-madrasah dan pondok pesantren yang berkualitas, atau peminat beasiswa bisa mendaftarkan dirinya ke

DITMAPENDA
Kantor Departemen Agama Pusat Lantai 7 Jl. Lapangan Banteng Barat no 3-4 Jakarta.
Waktu pendaftaran biasanya dilaksanakan pada pertengahan Mei sampai dengan pertengahan Juni.
Tingkat Perguruan Tinggi, Departemen Agama melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Peguruan Tinggi di daerah-daerah, akan tetapi penentuan Peguruan Tinggi tersebut sifatnya temporer dan untuk
mempermudah peminat beasiswa mengikuti pendaftaran dan seleksi di daerahnya masing-masing dengan tanpa menutup kemungkinan peserta bisa mendaftar di tempat lain. Berikut nama-nama Perguruan Tinggi yang baisanya ditunjuk Departemen Agama untuk melaksanakan tes/seleksi beasiswa Timur Tengah:

Waktu pemberangkatan ke masing-masing negara yang dituju bagi peserta yang dinyatakan lulus, biasanya dilaksanakan pada awal hingga pertengahan bulan September. Materi Tes Tes dilaksanakan dalam dua tahap, tertulis dan lisan. Materi tes tulis untuk tingkat Tsanawiyah meliputi:
a. Imla’ dan Ta’bir (menulis dan mengarang dalam bahasa Arab).
b. Penguasaan dan praktek dasar-dasar tata bahasa Arab (Nahwu dan Shorof).
c. Dasar-dasar ilmu Islam (Tauhid, Fiqih, Quran, Hadist, Sejarah Islam,dll).

Tes lisan, materinya meliputi:
a. Hafalan Al Quran surat-surat pendek.
b. Baca Al Quran secara mujawwad (sesuai dengan ilmu Tajwid).
c. Membaca dan memahami kitab kuning (gundul).
d. Wawancara dalam bahasa Arab.

Untuk tingkat perguruan Tinggi, seleksi juga dilaksanakan dalam dua tahap, tertulis dan lisan dengan jenis materi
yang hampir sama dengan tingkat Aliyah, akan tetapi muatan dan kualitas materi tentu disesuaikan dengan jenjang dan tingkatan masing-masing. Khusus untuk program S2 materi tes lisan ditambah dengan hafalan Al Quran sekitar sepuluh juz.

PENUTUP
Panduan prosedur beasiswa ini bersifat elastis, dalam arti tidak mutlak dan bisa mengalami perubahan-perubahan, akan tetapi secara umum para peminat beasiswa bisa menjadikan panduan ini sebagai bahan informasi dan acuan dasar untuk bisa mengikuti kompetisi seleksi beasiswa Timur Tengah.

2. Beasiswa di Arab Saudi
Dalam rangka kerjasama bilateral di bidang pendidikan, diinformasikan bahwa seluruh mahasiswa di
universitas-universitas negeri Arab Saudi memperoleh beasiswa dan fasilitas yang memadai. Adapun mahasiswa
bidang sains dan teknologi memperoleh beasiswa yang lebih besar daripada mahasiswa bidang lain.
Selain beasiswa yang mencapai SR 850,00 hingga SR 2.500,00, setiap tahun mahasiswa memperoleh:
a. Tiket gratis ke Tanah Air selama 3 bulan.
b. Akomodasi.
c. Subsidi makan.
d. Kesehatan.
Pemberian beasiswa kepada mahasiswa Indonesia diberikan secara G to P. Secara rinci, pemberian beasiswa dilakukan secara berikut:

2.1 Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud di Riyadh Universitas ini memberikan beasiswa hanya untuk program S2 dan S3 bagi lulusan LIPIA (cabang Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud) di Jakarta yang telah lulus seleksi. Selama menjadi mahasiswa Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta, mahasiswa telah memperoleh beasiswa dari Kerajaan Arab Saudi. (lihat beasiswa LIPIA, halaman 62)
Beasiswa yang diberikan untuk program pasca sarjana adalah sebesar SR 900,00. Selain itu, mereka juga memperoleh tiket liburan tahunan, akomodasi, subsidi makan dan kesehatan.
Bagi mahasiswa program S1, informasi beasiswa dapat diperoleh di Sekretariat LIPIA
Jl. Warung Buncit Raya no. 5 A,
Telp. 7814485, 7814486 Fax. 7826002,
Pasar Minggu, Jakarta Selatan
atau
PO Box 3345 Jakarta 10002

2.2 Universitas Raja Saud, Riyadh.
Universitas pertama di
Riyadh ini membuka jurusan agama dan umum (sosial politik, pertanian, kedokteran, ekonomi dan lain-lain). Selain program S1, universitas ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memasuki seluruh jurusan. Peminat mendaftarkan diri langsung ke Universitas Raja Saud, dan setelah lulus seleksi, mereka dipanggil ke Riyadh dengan biaya Universitas. Biasanya, mahasiswa belajar dulu di Lembaga Bahasa Arab selama 1 dan 2 tahun sebelum melanjutkan pendidikan ke S1. Beasiswa yang diberikan oleh Universitas Raja Saud adalah SR 850,00 untuk S1 dan SR 890,00 untuk S2 dan S3. Mahasiswa juga
memperoleh tiket untuk berlibur setiap tahun, akomodasi, subsidi makan dan kesehatan. Mahasiswa juga diberi
kesempatan untuk membantu beberapa kegiatan di universitas dengan imbalan.

2.3 Universitas Islam Madinah
Universitas ini setiap tahun mengirimkan timnya ke pesantren-pesantren dari yayasan keagamaan dan melakukan
seleksi langsung di tempat. Mahasiswa yang diterima akan mendapatkan panggilan ke Madinah atas biaya universitas.
Universitas ini membuka kesempatan untuk belajar di program S1, S2 dan S3. Selain beasiswa sebesar SR 850,00 hingga 890,00, mahasiswa memperoleh akomodasi (termasuk yang berkeluarga), subsidi makan dan kesehatan.

2.4 Universitas Ummul Qura Makkah
Calon mahasiswa mendaftar langsung ke universitas, dan setelah itu diseleksi. Prosedur pendaftaran dan perolehan beasiswa sama dengan prosedur yang berlaku di Universitas Raja Saud,
Riyadh.

2.5 Universitas Perminyakan dan Pertambangan Raja Fahd, Dhahran.
Universitas yang menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan perkuliahan ini merupakan universitas berciri sains dan teknologi bertaraf internasional. Sebanyak lebih 60 % dari dosen yang mengajar di universitas tersebut adalah warga asing, termasuk 3 dari
Indonesia. Karena besarnya minat warga Saudi untuk masuk universitas ini, warga asing hanya diberi jatah untuk belajar di program S2 dan S3. Mereka memperoleh beasiswa dan fasilitas yang lebih baik dibanding rekan-rekan mereka di perguruan tinggi lainnya.

Mendaftar ke universitas ini cukup melalui internet atau surat. Calon yang lulus seleksi akan dipanggil dan
mendapatkan penggantian biaya tiket. Mahasiswa di universitas ini tidak mendapat tiket gratis untuk liburan.
Tiga universitas negeri lainnya belum membuka kesempatan belajar kepada warga asing, termasuk orang
Indonesia.

Dewasa ini mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi baru mencapai 188 orang. Karena itu upaya untuk
meningkatkan jumlah mahasiswa
Indonesia penerima beasiswa patut terus dilakukan. Upaya ini dimaksudkan, antara lain, mengangkat citra dan harkat bangsa Indonesia di mata masyarakat Saudi. Pendekatan G to G tetap diharapkan melalui saling kunjung pejabat terkait dan pimpinan perguruan tinggi kedua negara, serta penyebarluasan informasi untuk kesempatan memperoleh beasiswa.

Alamat Universitas-universitas negeri di Arab Saudi
1.
King Saud University
PO Box 2454 iyadh 11451 Saudi Arabia
Ph. (01) 467 0000, Fax (01) 467 7580

2. King Abdul Aziz University
PO Box 1540 Jeddah 21441 Saudi Arabia
Ph. (02) 687 9033, 687 9130, Fax (02) 689 0425, 695 2121

3. King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM)
PO Box 306, Dhran 31261 Saudi Arabia
Ph. (03) 860 0000, Fax (03) 824 4560
4.
King Faisal University
PO Box 380 Ahsa 31982 Saudi Arabia
Ph. (03) 580 1243, 580 1864, Fax (03) 580 1240

5. Al-Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University (IMSIU)
PO Box 5701 Riyadh 11432 Saudi Arabia
Ph. (01) 258 0012, 258 0020, Fax (01) 659 0271

6. Ummul Qura University
PO Box 715 Makkah 21421 Saudi Arabia
Ph. (02) 557 4644, 564 528, Fax (02) 556 4560

7. Islamic University of Madinah (IUM)
PO Box 170 Madinah, Saudi Arabia
Ph. (04) 847 0131, 847 0008, Fax (04) 824 4560

8. King Khalid University (KKU)
Abha, Saudi Arabia
Ph. (07) 224 6184






















<-- Visitor map -->
Fase Bulan Saat Ini:

Foto Matahari Saat ini:

Foto Matahari Saat ini:

MDI Continum:

Locations of visitors to this page -->

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer

rus